×

Warning

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Sejak bulan September 2013, BPP Sikumana sudah mulai melakukan kegiatan penggalangan dana dengan cara mendistribusikan proposal ke beberapa perusahaan swasta di Kota Kupang. Karena itu, pada tanggal 7 Nopember 2013, BPP Sikumana melakukan pertemuan untuk melakukan refleksi. Masing-masing anggota diminta untuk menyampaikan hasil distribusi proposal ke perusahaan-perusahaan. Ternyata sampai dengan saat itu, belum ada satu pun perusahaan yang memberikan respon yang positif.

BPP kemudian menyimpulkan bahwa cara penggalangan dana dengan distribusi proposal ini kurang efektif. Karena itu butuh strategi lain untuk melakukan penggalangan dana. Adalah Bendahara 2 BPP Sikumana-Ibu Jean Koso  yang memulai menggugah anggota BPP yang lain. Beliau mengajak anggota BPP yang lain untuk mulai melakukan penggalangan dana mulai dari diri sendiri dulu. Sebelum kita meminta kepada orang lain, kita sendiri harus memberi contoh dulu…Kita jangan terlalu berharap dari orang lain dulu. Kita harus berani memulai, walaupun mulai dari hal-hal yang kecil, ungkap Ibu Jean.

Ajakan ibu  Jean ini mendapat respon positif dari anggota BPP yang lain. Saat itu juga anggota BPP dan Kepala Puskesmas Sikumana, mulai mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang paling mendesak untuk segera ditangani. BPP Sikumana dan Kepala Puskesmas kemudian menyapakati bahwa yang paling mendesak untuk segera ditangani adalah pengadaan kursi dan pembangunan kanopi, agar pasien tidak berdesak-desakan saat mengantri di loket dan menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan.

BPP kemudian bersepakat untuk memberikan kontribusi dari kantong masing-masing. Besaran kontribusi disepakati minimal Rp. 50.000 per orang, dan tidak menutup kemungkinan jika ingin memberikan kontribusi lebih.

Saat itu juga, anggota BPP mulai mengumpulkan dana. Dana yang terkumpul dari BPP saat itu sebesar Rp. 1.200.000. BPP bersepakat bahwa dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk membeli bangku panjang. Selesai pertemuan, bendahara 2 BPP Sikumana langsung ke toko meubel untuk memesan bangku panjang. Dari dana yang ada, BPP hanya bisa memesan 4 buah bangku panjang. 4 buah bangku panjang ini telah diserahkan ke Puskesmas Sikumana dan sudah dimanfaatkan oleh pasien.

Strategi lain yang disepakati untuk dilakukan oleh BPP adalah menyederhanakan proposal penggalangan dana sesuai dengan kebutuhan riil Puskesmas. Untuk tahap awal, BPP akan membuat proposal untuk pembuatan kanopi. Untuk distribusi proposal, BPP akan melakukan pendekatan dengan Pemerintah Kecamatan Maulafa untuk bersurat ke Kelurahan agar warga bisa berkontribusi. Untuk penggalangan dana di tingkat warga, BPP akan memberikan proposal ke Kelurahan dan Kelurahan akan menugaskan RT di setiap kelurahan untuk mengedarkan proposal sekaligus menarik kontribusi warga dari rumah ke rumah.

(Rita Kefi – Mentor Reformasi Puskesmas Kota Kupang)