Badan Penyantun Puskesmas (BPP) Alak dibentuk pada tanggal 6 Mei 2013. Proses pembentukan BPP  dilakukan secara partisipatif, melalui voting yang melibatkan perwakilan warga dari 9 kelurahan di kecamatan Alak, yaitu Kelurahan Alak, Kelurahan Manutapen, Kelurahan Mantasi, Kelurahan Fatufeto, Kelurahan Nunhila, Kelurahan Nunbaun Delha, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kelurahan Namosain dan Kelurahan Penkase Oeleta.  
 
Selama periode Mei-Juli 2013, BPP Alak telah mulai membangun kerjasama dengan Puskesmas Alak dengan berkunjung ke Puskesmas, melakukan survey pengaduan dan terlibat dalam kegiatan mini lokakarya bulanan di Puskesmas. Untuk lebih meningkatkan pemahaman BPP tentang fungsi dan perannya, pada tanggal 22-23 Agustus 2013 telah dilakukan penguatan terhadap BPP Alak.  Moment ini sekaligus digunakan untuk pengukuhan BPP oleh Camat Alak dengan mengeluarkan SK pembentukan BPP Alak. Output lain dari penguatan BPP  adalah telah terumuskannya visi, misi dan rencana kerja BPP untuk periode 2013-2015.
 

Visi :

“Menjadikan Puskesmas Alak sebagai Puskesmas dengan pelayanan prima, pada tahun 2015”.
 

Misi  :

  1. Menjaring sumber dana yang resmi (pemerintah, swasta) untuk mendukung kegiatan Puskesmas.
  2. BPP da Puskesmas menjalin kerjasama dengan pihak ketiga/donator yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.
  3. BPP membantu dan mendukung Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
  4. Membangun kerjasama yang baik antar pengurus BPP (ketua, anggota, seksi-seksi).
BPP Alak bersepakat agar dalam menyusun rencana kerja lebih memprioritaskan untuk menangani 10 besar hasil survey pengaduan masyarakat.  10 besar hasil survey pengaduan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

 
Namun demikan, ada juga beberapa rencana kerja yang muncul setelah BPP Alak melakukan kunjungan ke Puskesmas seperti pembangunan aula, pembangunan garasi ambulans, pembangunan rumah tunggu, pengadaan lampu jalan, instalasi air dan saluran pembuangan air limbah, serta pengadaan alat permainan edukatif (APE) luar. 
 
Langkah pertama yang dilakukan oleh BPP Alak dalam melakukan kegiatan penggalangan dana adalah membentuk tim pengembang proposal. Tim penyusun proposal diberi waktu selama 2 minggu untuk menyelesaikan proposal.
 
Dari proposal yang dikembangkan, diketahui bahwa total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan beberapa fasilitas di Puskesmas Alak adalah sebesar Rp. 405.950.000 (Terbilang : Empat Ratus Lima Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).
 
Karena melihat besarnya anggaran yang dibutuhkan ini, BPP kemudian mendiskusikan beberapa strategi yang mungkin dilakukan untuk menggalang dana. Beberapa strategi yang sudah dilakukan BPP, antara lain :
  • BPP Alak berkontribusi dari dompet masing-masing untuk pengadaan kursi dan filling cabinet untuk sekretariat BPP. Besaran kontribusi disepakati adalah Rp. 50.000 per orang, namun tidak menutup kemungkinan jika ada yang ingin berkontribusi lebih. Kontribusi ini sudah dikumpulkan oleh BPP pada tanggal 10 September 2013; dan dana yang terkumpul saat itu sebesar Rp. 700.000. Sedangkan filling cabinet akan disumbang oleh Wakil Ketua BPP Alak . 
  • Melakukan pendekatan dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk memasukkan rencana pembangunan pagar Puskesmas Alak dalam Renja Dinkes. Walaupun agak terlambat karena sudah pertengahan tahun anggaran, namun Dinkes Kota Kupang telah menyanggupi untuk mendukung dana sebesar Rp. 40.000.000 untuk pembangunan pagar. Dana ini akan diserahkan Dinkes ke Puskesmas Alak pada awal tahun 2014.
  • BPP melalui camat Alak akan mengundang pengusaha-pengusaha yang berada di wilayah kecamatan Alak untuk terlibat dalam pertemuan penggalangan dana BPP pada awal bulan Oktober 2013. Untuk mendukung kegiatan ini, BPP Alak telah mengidentifikasi sejumlah pengusaha yang berada di wilayah kecamatan Alak. Pada saat itu, BPP akan memaparkan kebutuhan anggaran dan pengusaha diminta untuk berkontribusi. Sambil menunggu proses penyelesaian proposal beberapa pengurus BPP sudah melakukan pendekatan dengan beberapa pengusaha yang dianggap berpotensi untuk mendukung BPP Alak.
 
Walaupun BPP Alak baru terbentuk, namun inovasi yang dilakukan cukup unik. BPP Alak juga sangat antusias untuk mendukung Puskesmas Alak dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat yang ditunjukkan oleh BPP Alak ini, bisa menjadi pembelajaran bagi BPP di kecamatan ataupun kabupaten lain.

( Rita Kefi - Mentor reformasi Puskesmas Kota Kupang )

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh