Musrenbang merupakan agenda tahunan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, dilaksanakan hari ini (Rabu, 27 maret 2013) dikoordinir oleh BAPPEDA Kota Kupang. Forum yang diawali dengan proses musyawarah di tingkat kelurahan dan tingkat Kecamatan, sampai pada kegiatan Forum SKPD yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya (Rabu, 20 Maret 2013). Hasil pada Forum SKPD adalah kesepakatan bersama antara SKPD dengan perwakilan kecamatan yang isinya merupakan dasar penyempurnaan rancangan awal RKPD Kota Kupang Tahun 2014.


Musrenbang RKPD Kota Kupang Tahun 2014 ini merupakan wadah perencanaan terpadu yang diharapkan mampu menciptakan pembangunan secara terarah berbasis kepada kebutuhan masyarakat, demikian yang disampaikan Sekretaris BAPPEDA Kota Kupang (Ir. Eduard John Pelt) dalam laporan panitia.

Kegiatan yang bertujuan untuk PENAJAMAN, PENYELARASAN, KLARIFIKASI DAN KESEPAKATAN TERHADAP RANCANGAN RKPD (Permendagri 54/2010) menghadirkan 200 lebih peserta ini melibatkan berbagai unsur, diantaranya unsur pemerintah Provinsi NTT, Unsur Pemerintah se-kota Kupang. DPRD Kota Kupang, Perguruan Tinggi, Unsur Masyarakat Kota kupang, Lembaga-lembaga Non Pemerintah, NGO/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi keagamaan serta akademisi, dibuka secara resmi oleh Walikota Kupang (Jonas Salean, SH, M.Si)

Sesuai agenda, Kepala BAPPEDA Kota Kupang (Ir. Elvianus Wairata, M.Si) menyampaian hasil rumusan kesepakatan Forum SKPD/Pra Musrenbang. Dalam paparannya kepala BAPPEDA menekankan tentang 3 prioritas pembangunan Kota Kupang untuk tahun 2014, dengan pendekatan pada proporsi anggaran sbb :

  • Prioritas Pertama PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENGURANGAN PENGANGGURAN dengan proporsi 23,71 % atau sebesar Rp. 71.907.984.000,- untuk membiayai 63 Program 228 Kegiatan;
  • Prioritas Kedua dengan Proporsi 28, 12% atau sebesar Rp. 85.257.295.347,-untuk membiayai 74 Program dan 266 Kegiatan dengan orientasi PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN & KESEHATAN dan;
  • Prioritas yang terakhir/Ketiga PENINGKATAN KUALITAS INFRASTRUKTUR DAN PENATAAN RUANG KOTA dengan proporsi belanja Rp 76.084.379.734,- atau sebesar 25,75%. Untuk membiayai 53 Program 224 Kegiatan.

Estimasi belanja daerah tahun 2014 berdasarkan RPJMD Kota Kupang yaitu sebesar Rp. Rp. 933.695.671.971,- terdiri dari Belanja Tidak Langsung Rp. 630.496.049.319,- dan Belanja Langsung sebesar Rp. Rp. 303.199.622.652,-.

Sedangkan Estimasi RPJMD Kota Kupang 2013-2017 terkait dengan pendapatan sebesar     Rp. 853.792.809.227,-  yang terdiri dari beberapa sumber antara lain :
•    Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 80.369.257.892,-;
•    Dana Perimbangan (Bagi hasil Pajak/bkn Pajak, DAU,DAK) Rp. 656.218.669.034,-
•    Lain-lain Pendapatan daerah Yang Sah Rp. 120.031.463.049;-

Sumber-sumber lain yang juga diestimasi mendukung pembiayaan pembangunan di kota kupang untuk tahun 2014 adalah sebagai berikut :
•    PNPM
•    AIP-MNH
•    B_TRUSH
•    PAMSIMAS
•    MBR
•    DANA BOK
•    DANA BOS
•    JAMPERSAL
•    PKH.
Estimasi belanja sesuai RPJMD Kota Kupang 2013-2017 ini mengalami kenaikan sebesar 1,38% dibanding dengan tahun 2013 yang tengah berjalan saat ini.

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh