×

Warning

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading component: com_contact, Component not found

Proses perencanaan partisipatif merupakan proses perencanaan atas bawah (top down) dan bawah atas (bottom up) yang diselaraskan melalui musyawarah rencana pembangunan (MUSRENBANG) di tingkat kelurahan, kecamatan, Kota, Provinsi serta nasional. Musrenbang merupakan instrumen proses perencanaan pembangunan, sehingga secara teknis berbagai keputusan dalam pelaksanaan pembangunan dirumuskan secara bersama dan dilaksanakan sesuai dengan jenjang pemerintahan. Salah satu tahapan dalam proses daerah adalah Forum SKPD. Forum ini cukup strategis karena mempertemukan kelompok masyarakat sektoral dan spasial.


Sesuai jadwal Pelaksanaan Forum SKPD dilaksanakan pada bulan Maret 2013, tepatnya hari ini (Rabu,20 Maret 2013). Tujuan penyelenggaraan Forum ini adalah penyelarasan usulan antara hasil-hasil Musrenbang kecamatan dengan draft Rencana Kerja (Renja) SKPD, serta memberikan kesempatan kepada kelompok sektoral untuk memberikan masukan dan usulan kegiatan yang dinilai mampu mengatasi persoalan yang ada di sektor tertentu. Forum SKPD ini ditujukan sebagai arena untuk melakukan sinergitas antara usulan kegiatan yang bersifat spasial dan usulan sektoral.
Pemaparan yang disampaikan oleh Kepala BAPPEDA Kota Kupang (Ir. Elvianus Wairata, M.Si) menggambarkan tentang proses perencanaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 25/2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Selain itu juga disampaikan Prioritas pembangunan daerah tahun 2014 dengan penekanan pada (RPJMD Kota Kupang 2013-2017) :

  • Penanggulangan Kemiskinan Dan Pengurangan Pengangguran;
  • Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan & Kesehatan;
  • Peningkatan Kualitas Infrastruktur Dan Penataan Ruang Kota.

Penanggulangan Kemiskinan Dan Pengurangan Pengangguran :
Sasaran dari Prioritas ini adalah Peningkatan kapasitas modal usaha melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM); Ketersediaan lapangan kerja dan kesempatan kerja; Ketersediaan SDM sektor ekonomi basis professional,maju dan mandiri.

Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan & Kesehatan :
Dengan Sasaran Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan yang memadai; Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan yang berkualitas; meningkatnya kesejahteraan tenaga pendidik dan para medis serta memperluas jejaring kerjasama antar institusi/lembaga baik lokal, regional maupun nasional dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan.

Peningkatan Kualitas Infrastruktur Dan Penataan Ruang Kota :
Dengan Sasaran peningkatan efektifitas dan efisiensi pemanfaatan ruang kota, sesuai tataguna lahan dan peruntukaannya; Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastuktur jalan dan jembatan; peningkatan utilitas perkotaan meliputi manajemen pengelolaan air bersih dan drainase, peningkatan kualitas sanitasi lingkungan permukiman dan pengelolaan sampah; serta peningkatan sumberdaya alam yang ramah lingkungan.

Forum yang dihadiri 52 SKPD Lingkup Pemerintah Kota Kupang itu dibuka secara resmi oleh wakil Walikota Kupang di Aula Sasando Lantai III Kantor Walikota Kupang, selain itu juga turut hadir unsur pemangku kepentingan/steakholders.
 
Dari sisi dukungan anggaran untuk pencapaian prioritas pembangunan 2014 sesuai RPJMD Kota Kupang Tahun 2013-2017 diestimasi sebesar Rp. 933.695.671.971 dengan proporsi  Belanja Tidak Langsung sebesar 67,53% atau Rp. 630.496.049.319,- sedangkan Belanja Langsung sebesar Rp. 303.199.622.652,- atau 32,47% dari total belanja daerah. Sedangkan dari sisi pendapatan total estimasi pendapatan tahun 2014 sebesar Rp. 853.792.809.227 yang diperoleh dari :

  • PAD sebesar Rp. 80.369.257.892,-
  • Pajak Daerah Rp. 34.874.773.129,-
  • Pajak Retribusi Rp. 34.874.773.129,-
  • Pajak Hasil Pengelolaan Kekayaan Negara yang dipisahkan Rp. 10.640.495.170,-
  • Dana Perimbangan (Bagi hasil Pajak/bkn Pajak, DAU, DAK) Rp. 656.218.669.034,-    

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan sesi diskusi di Aula BAPPEDA Kota Kupang guna proses sinkronisasi/penyelarasan Renja SKPD dan Usulan hasil Musrenbang Kecamatan.