×

Warning

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading component: com_contact, Component not found

Program AIPMNH telah berjalan sejak tahun 2009 di Kota Kupang. Trend capaian program sejak tahun pertama sampai tahun ke tiga relatif positif. Hal ini bisa dilihat dari capaian kegiatan dan capaian dana yang cenderung meningkat dari tahun 2009, 2010, dan 2011 seperti yang dipresentasikan oleh District Program Coordinator (DPC) AIPMNH Kota Kupang pada pertemuan Tim Teknis DCC Kota Kupang pada tanggal 15 Februari di Aula Kantor Bappeda Kota Kupang. Mengingat bahwa masa kerja Program AIPMNH Ausaid ada batasnya, satu hal penting yang perlu diperhatikan dan mulai dipersiapkan adalah bagaimana strategi untuk proses phasing out program ini.

Perlu dipikirkan langkah – langkah strategis supaya kegiatan – kegiatan dalam program ini bisa berlanjut / direplikasi meskipun tanpa dukungan dari lembaga donor. Kriteria Keberlanjutan ( PP 39 Tahun 2006) meliputi kriteria teknis, manajerial, sosial dan finansial

Teknis : Apakah teknologi dan metoda yang dikembangkan dalam pelaksanaan program telah sesuai. Apakah bahan baku dan peralatan yang diperlukan dapat diadakan dan dipelihara sendiri oleh penerima manfaat (beneficaries)

  • Manajerial : siapa yang bertanggung jawab untuk mengelola hasil program yang telah selesai dilaksanakan
  • Sosial : apakah manfaat program akan terus diterima masyarakat setelah program selesai dilaksanakan
  • Finansial : bagaimana menutup biaya operasi dan pemeliharaan jika pelaksanaan program dihentikan. Penguatan dari sisi teknis telah dilakukan oleh AIPMNH dengan dukungan untuk melaksananan beberapa kegiatan Trainer of Trainer (ToT), khususnya untuk beberapa pendekatan dan tool / mekanisme baru yang diterapkan di dalam pelaksanaan program. Yang perlu diperhatikan adalah pemilihan peserta ToT yang diharapkan bisa sesuai dengan kriteria sehingga paska kegiatan bisa lebih memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kota Kupang.
  • Dari sisi finansial pembiayaan beberapa kegiatan yang selama ini didukung oleh AIPMNH telah dimasukkan dan menjadi bagian dari rencana kerja pemerintah daerah yang dibiayai dari APBD Kota Kupang tahun anggaran 2013
  • Akselerasi program juga perlu didorong melalui monev dan pengendalian program khususnya melalui optimalisasi forum DCC baik tim teknis dan tim koordinasi. Posisi DCC cukup strategis dalam design program kemitraan ini akan tetapi belum secara optimal dimanfaatkan dan digunakan untuk akselerasi pencapaian kegiatan.
Integrasi kegiatan dukungan AIPMNH ke dalam sistem perencanaan pembangunan pemerintah Kota Kupang masih perlu lebih dioptimalkan.Meskipun tidak ada ketentuan untuk menyediakan sharing dana dalam prosentase tertentu dari Ausaid , untuk lebih mengoptimalkan sinergitas dan sinkronisasi hal ini seharusnya bisa dilakukan oleh SKPD mitra. Sharing dana bisa diterjemahkan dalam sharing budged pada RKA (kegiatan bisa sama akan tetapi sumber pembiayaan pada rincian dana bisa share) ataupun adanya rencana kegiatan dengan dukungan sumber dana non AIPMNH yang saling mendukung dengan kegiatan dukungan dana AIPMNH misalnya kegiatan Pelatihan Klinis dengan dukungan APBD sedangkan evaluasi paska pelatihannya (EPP) didukung oleh AIPMNH. Hal lain yang bisa dilakukan adalah adanya dukungan pembiayaan untuk kegiatan sejenis yang didukung AIPMNH tapi dengan sasaran yang berbeda.
 
Beberapa catatan dan refleksi dari pelaksanaan program ini di Kota Kupang adalah sebagai berikut :
  • Dukungan Program Kemitraan AIPMNH cukup membantu Pemerintah Kota Kupang dalam upaya pembangunan kesehatan di Kota Kupang khususnya dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan angka kematian neonatal yang dilakukan secara komprehensip dengan intervensi program pada supply side ( provider) dan demand side ( masyarakat)
  • Lewat Program Kemitraan AIPMNH , jajaran Pemerintah Kota Kupang telah diperkenalkan dan memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan beberapa mekanisme yang direkomendasikan  dalam memperkuat sistem kesehatan khususnya dalam perencanaan kesehatan seperti District Team Problem Solving (DTPS), IHPB ( Integrated Planning & Budgeting), dan  DHA ( District Health Account )
  • Inisisasi AIPMNH untuk mendukung kegiatan Pra Musrenbang KIA merupakan upaya untuk lebih memperkuat perencanaan di tingkat kelurahan ( musrenbang kelurahan ). Manual pelaksanaan Pra Musrenbang KIA yang telah disusun bisa juga dimanfaatkan untuk penguatan proses musrenbang kelurahan secara umum.
Beberapa rekomendasi terkait dengan pelaksanaan Program Kemitraan AIPMNH di Kota Kupang adalah sebagai berikut :
  • Pemerintah Kota Kupang melalui dinas teknis perlu mengupayakan dukungan dana untuk  kegiatan yang selama ini didukung oleh AIPMNH melalui perencanaan reguler.  Hal ini merupakan salah satu poin penting sebagai bagian dari exit strategy setelah berakhirnya program ini.
  • Untul lebih memberikan jaminan bagi keberlanjutan dari aspek teknis , perlu seleksi yang lebih ketat dalam mengirimkan peserta untuk kegiatan – kegiatan penguatan aspek teknis, semisal peserta untuk kegiatan ToT. Pemilihan peserta paling tidak mempertimbangkan kemampuan, komitmen dan relevansi kegiatan dengan tugas pokok fungsi di masing-masing unit.
  • Perlu lebih memperkuat monev dan pengendalian kegiatan – kegiatan yang tercantum dalam rencana kerja sehingga capaian kegiatan bisa lebih ditingkatkan. Hal ini merupakan tantangan bagi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang telah dibentuk di Bappeda Kota Kupang untuk lebih berperan dalam pelaksanaan program di tahun 2013.
  • Forum DCC baik tim teknis maupun tim koordinasi perlu dioptimalkan perannya dalam mendorong implementasi rencana kerja yang telah disetujui.