×

Warning

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Terbatasnya pendanaan dan anggaran untuk kegiatan merupakan salah satu kendala yang sering dihadapi oleh puskesmas dalam menjalankan fungsinya. Puskesmas selama ini masih bergantung pada pendanaan yang bersumber dari pembiayaan pusat (APBN)atau daerah (APBD). Program Reformasi Puskesmas yang berlangsung di Puskesmas Pasir Panjang telah mendatangkan perubahan mind set (pola pikir) tim Puskesmas dengan berupaya melibatkan pihak ketiga terutama BPP dalam mendukung kegiatan Puskesmas. Dukungan BPP terutama dalam hal pendanaan atau anggaran untuk kegiatan kemasyarakatan. Letak Puskesmas Pasir Panjang yang berada di tengah kawasan perdagangan, pariwisata,perekonomian, bahkan pusat kesehatan, dimana banyak hotel,restaurant, toko, pasar,RS swasta dan klinik, menimbulkan keinginan dari pihak tim Puskesmas dan BPP untuk menjalin kemitraan dan kolaborasi, serta melibatkan pihak ketiga secara aktif dalam kegiatan-kegiatan puskesmas. Satu sisi, puskesmas menjalankan fungsinya sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, disisi lain melibatkan peran serta aktif masyarakat dan melalui BPP bisa mendapatkan pendanaan untuk kegiatan diluar dana rutin.
 
Proses pelibatan pihak swasta dalam pendanaan kegiatan dan peningkatan infrastruktur serta pengadaan media penunjang pelayanan Puskesmas, diawali dengan inventarisasi kebutuhan Puskesmas beserta sumber pendanaannya. Inventarisasi ini dilakukan melalui mini lokakarya rutin bulanan Puskesmas, dimana pihak BPP juga dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan Puskesmas.
 
Perencanaan tetap mengacu pada SPM Bidang Kesehatan.Pengajuan pendanaan kemudian dituangkan dalam bentuk proposal, yang selanjutnya dimasukkan ke BUMN, perusahan swasta atau pengusaha swasta yang menjalankan bisnisnya di wilayah kerja Puskesmas Pasir Panjang atau yang terkait langsung dengan kegiatan Puskesmas atau bidang kesehatan. Puskesmas dan BPP berupaya membaca peluang dengan mancari informasi lewat internet atau berkoordinasi langsung dengan pihak ketiga mengenai pengalokasian dana CSR dan tema yang diusung pihak perusahaan. Proposal yang dibuat oleh Puskesmas dan BPP ternyata banyak mendapat respon positif dari berbagai kalangan, baik yang terkait langsung dengan bidang kesehatan maupun tidak. Awal Keterlibatan pihak swasta dan CSR di Puskesmas Pasir Panjang saat ini telah menjadi era baru kemandirian bagi Puskesmas Pasir Panjang serta awal hubungan kerja sama yang berkelanjutan untuk pembangunan kesehatan di wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang. Kemitraan Multipihak yang terjalin telah membantu puskesmas meningkatkan infrastruktur dan sarana-prasarana Puskesmas, membantu meningkatkan keberlangsungan kegiatan di UKBM, serta membantu menaikkan cakupan pelayanan kesehatan di wiayah kerja Puskesmas.
 
Beberapa dukungan equipment dan CSR yang diterima oleh puskesmas pasir panjang, serta kegiatan yang pendanaannya berasal dari pihak swasta :salah satu perusahaan farmasi nasional yang memberikan dana CSR-nya untuk untuk membangun tempat sampah Puskesmas, menyediakan televisi dan dispenser air minum bagi pasien Puskesmas. Kegiatan HUT kemerdekaan RI puskesmas Pasir Panjang bersama BPP mendapat dukungan dari 15 sponsor (BUMN, pengusaha swasta, Rumah Makan, Hotel dan perusahaan swasta yang bergerak di bidang kesehatan dan non-kesehatan).
 
Kegiatan cukup meriah dengan melibatkan kader, masyarakat, kecamatan, kelurahan,dan sekolah melalui kegiatan jalan santai, lomba, dan promosi kesehatan keakraban dan kebersamaan yang terjalin saat kegiatan antara puskesmas, BPP, stake holder, pihak swasta danmasyarakat. (drg. Dian-Kepala Puskesmas Pasir Panjang)
 
Baca Juga