Puskesmas Pasir Panjang merupakan salah satu Puskesmas yang menjadi sasaran intervensi program Reformasi Puskesmas. Persepsi masyarakat pengguna layanan tentang layanan Puskesmas Pasir Panjang diperoleh melalui survey pengaduan yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Februari – 25 Februari 2012, serta melibatkan 526 responden pengguna layanan Puskesmas yang berasal dari 5 Kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang. Hasil survey pengaduan disusun dalam bentuk indeks pengaduan dan telah ditempatkan secara terbuka di ruang tunggu pasien agar menjadi perhatian bagi semua pihak, baik internal, pengguna layanan, jugapihak yang berkepentingan.Pembenahan Pelayanan ke arah yang lebihbaik telah dilakukan oleh tim Puskesmas Pasir Panjang sesuai dengan prioritas keluhan hasil survey.
 
Tim Puskesmas Pasir Panjang menyadari bahwa dengan mendengarkan keluhan dan pengaduan masyarakat dapat menjadi bahan introspeksi dan memperbaiki kinerja pelayanan. Namun, melakukan kegiatan survey pengaduan banyak membutuhkan waktu, melibatkan dukungan banyak pihak juga membutukan biaya yang cukup besar. Karena itu, kegiatan survey tidak dapat dilakukan setiap saat.
 
Melihat keterbatasan tersebut, tim Puskesmas Pasir Panjang melakukan inovasi sederhana namun bermanfaat besar, yaitu dengan membagikan lembar penilaian opini “KEPUASAN PASIEN”. Penilaian menggunakan kertas kecil yang berisi opini “PUAS” dengan gambar senyum dan “TIDAK PUAS” dengan gambar sedih serta serta ditambahkan tempat untuk menuliskan saran atau keluhan. Lembar kertas kupon ini dapat sebagai umpan balik pengguna layanan terhadap pelayanan yang diperoleh di Puskesmas Pasir Panjang. Setiap kupon dibagikan pada periode tertentu, pada saat pasien selesai memperoleh pelayanan di setiap poli/ unit pelayanan Puskesmas. Secara obyektif pasien dapat menyatakan pendapatnya mengenai pelayanan yang diberikan, kemudian memasukkan kertas kupon tersebut ke dalam kotak pengaduan Puskesmas. Setelah 3 hari selama periode evaluasi, kotak pengaduan akan dibuka, dihitung, dan direkap oleh petugas penanganan pengaduan yang ditunjuk, dalam hal ini adalah Kepala Tata Usaha Puskesmas (KTU) ke dalam buku pengaduan,kemudian disosialisasikan kepada tim Puskesmas. Hasil rekapitulasi kepuasan pasien akan dibahas pada saat apel atau rapat Puskesmas. 
 
Pembahasan hasil evaluasi menyangkut jumlah kepuasan pasien terhadap poli/ unit pelayanan puskesmas, serta penyebab keluhan. Evaluasi kepuasan pasien dengan mendengarkan dan memberi kesempatan pengguna layanan memberi pendapatnya tentang pelayanan yang diperoleh, dapat menjadi tolak ukur sederhana tentang kinerja dan mutu pelayananPuskesmas. Metode ini lebih efektif, murah dan mudah serta tidak membutuhkan waktu serta instrument khusus. Disamping itu juga dapat menjadi reward dan punishment bagi pemberi pelayanan di unit/poli Puskesmas. Pujian atau kepuasan pasien serta keluhan atau ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan akan menjadi dorongan bagi staf Puskesmas untuk berlomba memberikan pelayanan yang terbaik sesuai standar pelayanan Puskesmas.
 
Contoh komentar yang disampaikan pasien “ kami merasa dilayani dengan bagus dan baik...dokter dan perawatnya ramah-ramah” . Pada tanggal 9 – 11 Juli 2012, Puskesmas Pasir Panjang telah mulai melaksanakan evaluasi kepuasan menggunakan “KUPON KEPUASAN”. Hasil pembukaan kotak pengaduan pada tanggal 12 Juli 2012, dilakukan penghitungan dan pendataan, diperoleh jumlah responden sebanyak 76 orang, dengan hasil 75 pasien menyatakan puas dengan pelayanan yang diterima sedangkan 1 orang menyatakan tidak puas.  (drg. Dian-Kepala Puskesmas Pasir Panjang)
 
Baca Juga

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh