×

Warning

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Jumlah penduduk Kota Kupang pada tahun 2010 sebanyak 336.239 jiwa terdiri dari laki-laki 172.626 jiwa dan perempuan 163.613 jiwa. Data tersebut menunjukkan bahwa komposisi jenis kelamin penduduk di Kota Kupang relatif ‘berimbang’. Jumlah penduduk perempuan sedikit  lebih kecil dari jumlah penduduk laki-laki yaitu sebesar 49,22%.


Dalam kehidupan sosial masyarakat dan negara masih diskriminatif terhadap perempuan. Hal ini bisa dilihat dari  beban kerja perempuan yang relatif lebih berat dimana mereka  harus melakukan pekerjaan ganda yaitu pekerjaan reproduktif dan pekerjaan rumah tangga; dan sebagian juga masih dibebani dengan pekerjaan produktif. Data Susenas menunjukan rata-rata jam kerja perempuan mencaipmnh kota kupangapai 35,69 jam/perminggu tetapi rata-rata upah mereka jauh lebih rendah dibanding dengan laki-laki. Selain itu beberapa Isu Strategis Pemberdayaan Perempuan diantaranya adalah :

  • Kurang dipahaminya konsep kesetaraan dan keadilan gender di kalangan masyarakat
  • Rendahnya perlindungan hak-hak perempuan
  • Rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan
  • Meningkatnya tindak kekerasan terhadap perempuan
  • Lemahnya kelembagaan & pengarusutamaan gende rtermasuk ketersediaan data dan rendahnya partisipasi masyarakat
  • Lemahnya penegakan hukum dan penyelesaian kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan

Visi Kota Kupang adalah TERWUJUDNYA MASYARAKAT KOTA YANG CERDAS, BERADAB,  BERBUDAYA, SEJAHTERA  DAN  BERDAYA SAING.  Isu kesetaraan gender termuat di dalam salah satu misi yang ada yaitu :

Mewujudkan sistem pelayanan dan perlindungan sosial melalui penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, anak jalanan, gelandangan dan pengemis, yatim piatu, korban bencana, perlindungan anak dan keluarga, pemberdayaan perempuan (kesetaraan gender), dan peningkatan peran pemuda (RPJMD 2007-2012).

Kebijakan Pemerintah Kota Kupang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan & pelindungan anak adalah : meningkatkan kesetaraan serta keadilan gender, penegakan HAM bagi perempuan & anak, peningkatan kualitas SDM Perempuan & peningkatan peran kemandirian organisasi perempuan.

Kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam rencana pembangunan pada tahun 2012 baik yang bersumber dari APBD maupun donor melalui beberapa program diantaranya yaitu Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak & Perempuan, Program Penguatan Kelembagaan PUG dan Anak, dan Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan.

Bappeda Kota Kupang juga mendorong PUG dalam rencana kerja Kemitraan dengan AIPMNH Kota Kupang. Hal ini nampak dalam salah poin performance target yang ditandatangani Walikota Kupang yaitu : Terwujudnya Harmonisasi Perencanaan Kesehatan & KIBBLA di Kota Kupang dan adanya Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam perencanaan SKPD kesehatan; dan terbitnya Peraturan Daerah Perlindungan Ibu & Anak di Kota Kupang.


Pada rencana kerja Kemitraan AIPMNH pada tahun 2012 ini beberapa kegiatan yang didesain untuk lebih mendorong terwujudnya PUG diantaranya adalah : Lokakarya Advokasi PUG bagi Eksekutif dan Legislatif, Pelatihan Perencanaan Dokumen yang  Berbasis Gender & KIBBLA, Pelatihan Penyadaran Gender untuk dampingan PKH, Pelatihan Pengolahan Data Terpilah, Pembuatan Buku Gender dan Anak, Diskusi Kampung Peran Perempuan Dalam Kesehatan reproduksi (Hak Reproduksi), Diskusi Kampung Peran Laki-Laki dalam MPS  (Menuju Persalinan Selamat) dan Proses Penyusunan Perda Perlindungan Ibu dan Anak.