×

Warning

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading library: joomla, Library not found

Error loading component: com_menus, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_content, Component not found

Error loading component: com_contact, Component not found

Bappeda Kota Kupang

  • Perencanaan Kesehatan Terpadu Di Kota Kupang

    AIPMNH mendukung Pemerintah Kota Kupang sejak tahun 2009. Salah satu dukungan yang diberikan oleh AIPMNH di Kota Kupang adalah memperkuat sistem kesehatan melalui penguatan perencanaan kesehatan. Ada tiga mekanisme yang diperkenalkan AIPMNH yaitu DTPS ( District Team Problem Solving ), DHA ( District Health Account ) dan IHPB ( Integrated Health Planning & Budgeting ). Sejak tahun 2013 kedua mekanisme perencanaan ini telah direplikasikan oleh Pemerintah Kota Kupang dengan menggunakan APBD II. 

    Agustinus Hake Kepala Bidang Sosial Budaya sudah bekerja sebagai perencana di Bappeda Kota Kupang sejak tahun 2003. Keterlibatan dia dalam proses DTPS KIBBLA di awali dengan keikutsertaan dalam Training of Trainer DTPS KIBBLA pada tahun 2010 yang lalu.

    “ DTPS sangat membantu perencanaan di sektor kesehatan, lewat proses ini kita bisa menghasilkan usulan kegiatan yang berbasis data, berdasarkan analisa masalah sehingga bisa dimunculkan kegiatan-kegiatan untuk mengatasai akar masalah kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan yang dihasilkan dari DTPS menjadi input untuk menyempurnakan rencana kerja SKPD khususnya di sektor kesehatan.”

    “Proses perencanaan DTPS KIBBLA juga memunculkan kegiatan – kegiatan inovasi dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi”.

    AIPMNH juga mendukung kegiatan Integrated Health Planning & Budgeting (IHPB ). Sama dengan kegiatan DTPS, kegiatan ini juga sudah direplikasikan dengan dana APBD pada tahun 2013 dan 2014.

    “ Proses IHPB membuat perencanaan kami lebih bagus, lebih terstruktur dan bukan sekedar copy paste dari perencanaan tahun sebelumnya. Lewat proses analisa dalam IHPB kami juga bisa melihat sejauh mana dampak kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya untuk kemudian kita sempurnakan jika ada kekurangannya, “ Lentar Ledoh Kasubag Perencanaan Dinas Kesehatan Kota menjelaskan alasan kenapa kegiatan IHPB direplikasikan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang.

    Sinergitas Perencanaan

    Dengan menerapkan mekanisme perencanaan yang terintegrasi pada tahun 2012 – 2013 telah dihasikan integrasi perencanaan dukungan dana AIPMNH dengan dana APBD seperti tergambar pada grafik di bawah ini :

    Total replikasi kegiatan AIPMNH dengan menggunakan Dana APBD pada tahun 2014 adalah sebanyak 47 kegiatan dengan total anggaran Rp. 1,524,845,375. Jumlah ini meningkat dibandingkan replikasi kegiatan pada tahun 2013 yaitu sebanyak 32 kegiatan dengan total anggaran Rp. 736,767,014,-. Kegiatan replikasi di atas adalah kegiatan – kegiatan yang memenuhi kriteria berikut :

    • Pernah didukung oleh AIPMNH pada periode sebelumnya
    • Tindak lanjut kegiatan yang pernah didukung oleh AIPMNH pada periode sebelumnya,
    • Mendukung kegiatan – kegiatan yang tertuang dalam rencana kerja AIPMNH pada tahun 2012-2013

    Pada Bulan Juli 2014 Program AIPMNH phasing out dari Kota Kupang. Komitmen Pemerintah Kota untuk meneruskan kegiatan – kegiatan yang sebelumnya didukung oleh AIPMNH telah dituangkan ke dalam penganggaran seperti tersebut di atas. Upaya replikasi yang sudah dilakukan memberikan harapan bahwa upaya penurunan kematian ibu dan bayi di Kota Kupang setelah berakhirnya dukungan AIPMNH masih akan terus berlanjut.

  • Walikota Resmikan Gedung PONED Puskesmas Sikumana

    Kota Kupang (10/07/2014). Walikota Kupang, Jonas Salean, SH., M.Si pada Jumat (11/7) meresmikan Gedung Penanganan Obsetetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) atau Basic Emergency Obstetric Neonatal Care(BEONC) milik Puskesmas Sikumana. Turut hadir pada peresmian tersebut, Wakil Walikota dr. Hermanus Man, Pimpinan AIPMNH Provinsi NTT dr. Henyo Kerong, Sekda Kota Kupang, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Kota Kupang, Ketua DWP Kota Kupang, Kadis Kesehatan Provinsi NTT dan Kota Kupang, Pimpinan SKPD, Kepala Puskesmas Sikumana, dr. Maria Stefani beserta paramedis setempat .

    Gedung PONED yang dibangun dalam areal Puskesmas Sikumana tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Australia melalui program Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health (AIPMNH). Gedung PONED bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap ibu hamil, ibu bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Selain itu pembangunan gedung ini juga untuk mendukung program revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dimana semua ibu harus melahirkan di faslitas kesehatan yang memadai agar mendapat pertolongan oleh tenaga kesehatan yang terlatih.

    Walikota dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada AIPMNH NTT yang telah memberikan perhatian terhadap kesehatan Ibu dan Anak di Provinsi NTT khususnya di Kota Kupang. Disampaikan Walikota, pembangunan gedung PONED senilai Rp. 1,2 miliar ini diawasi langsung oleh Pemerintah Australia dengan standar dan mutu yang telah ditetapkan. Walikota mengatakan kedepan akan membenahi kembali jalan ke Puskesmas dan akan dibangun pagar keliling untuk keamanan dan kenyamanan pasien.

    Pelayanan kesehatan di Kota Kupang, kata Walikota terus mengalami inovasi. Program terbaru yang sedang dijalankan saat ini adalah Berigade Kupang Sehat (BKS) yaitu layanan kesehatan emergensi 24 jam bagi warga Kota Kupang. Walikota dikesempatan ini pula minta kepada Kadis Kesehatan dan jajarannya untuk memperhatikan hak-hak paramedis termasuk petugas BKS dan minta agar pelaksanaannya dapat dievaluasi.


    Sebelumnya, Pimpinan AIPMNH Provinsi NTT dalam sambutannya mengatakan bahwa gedung PONED yang dibangun di Puskesmas Sikumana ini merupakan model/contoh yang dapat dikembangkan oleh Pemkot Kupang kedepan. Dikatakan Puskesmas Sikumana merupakan salah satu dari tiga puskesmas reformasi di Kota Kupang yang dinilai sangat baik. Dia berharap semua puskesmas di Kota Kupang kedepan menjadi puskesmas reformasi dan ramah terhadap konsumen atau customer friendly.

    Peresmian gedung PONED ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Walikota Kupang dan pengguntingan pita oleh Ketua TP. PKK Kota Kupang, Ny. Resdiana Salean-Ndapamerang dan Wakil Ketua TP. PKK Kota Kupang Ny. Elizabeth Lies Rengka-Man. Diakhir kegiatan, Walikota bersama para tamu undangan melakukan peninjauan gedung PONED dan fasilitas yang ada di dalamnya. (humas&protokol)

    Sumber : www.kupangkota.go.id