“Kita dianugerahi anak untuk menguji diri dan membuat kita lebih menjadi spiritual. Satu tawa dari seorang anak membuat hari paling suci mejadi lebih suci” (George Will & Robert G. Ingersoll)


Apakah anak anda menghabiskan terlalu banyak waktu di depan Komputer? Apa yang ia lakukan? Dan apakah anda tahu? Sebuah laporan terbaru menunjukkan bahwa komunitas online mengambil alih peran orang tua. Penelitian itu mengungkapkan bahwa anak kecil yang mengabiskan lebih dari 20 jam seminggu dengan menggunakan situs seperti Myscape, Facebook, YouTube dan bebo. Penelitian ini juga melaporkan bahwa banyak orang tua tidak tahu atas apa yang anak-anak mereka buka, oleh karena itu, para orangtua perlu menjadi lebih sadar.

Penelitian yang dilakukan oleh institute of Public Policy Research (IPPR), dilakukan dengan berbagai metode termasuk workshop dan wawancara mendalam dengan sejumlah remaja. Semua yang diwawancarai mempunyai ponsel dan akses internet di rumah mereka.

Lebih dari 70% dari anak usia 12-15 tahun menggunakan internet di rumah mereka sendiri, tanpa pengawasan orang tua dan lebih dari 57% telah membuka situs yang berbau pornografi

The IPR berpendapat, baik Pemerintah dan perusahaan internet harus melindungi anak kecil dari kemungkinan “konten yang tidak patut” sekaligus mempromosikan panduan tentang perilaku yang berkaitan dengan penggunaan internet.
Pemerintah perlu meningkatkan program melek media bagi anak-anak, juga memastikan orang tua sadar untuk mendukung anak-anak punya pengalaman online yang positif. Tapi yang lebih penting lagi perusahan internet perlu mengambil tanggungjawab lebih terhadap isi situs mereka.

Internet memang perlengkapan ajaib yang membantu anak-anak belajar, namun anak-anak tetaplah anak-anak, Mereka tetap membutuhkan bimbingan dan pengawasan orang tua. Sejak kehadiran internet pada tahun 1980-an, dunia seperti tanpa jarak Apa yang terjadi di pojok dunia saat ini dapat dengan mudah kita ketahui hanya dengan meng-klik mouse komputer saja. Segala informasipun cepat menyebar.

Apakah hal itu baik? Jawabannya jelas tidak dapat dilihat secara hitam putih dengan jawaban baik atau tidak baik. Mengingat kita berada di dunia abu-abu. Disatu sisi internet memampukan kita mengakses beragam informasi dan ide-ide baru. Bahkan kita dapat berhubungan dengan orang-orang yang berada di belah dunia yang berbeda. Kehadiran internet meniadakan jarak ruang dan waktu antara setiap mahluk di bumi ini.

Sayangnya, pada saat yang bersamaan internet juga bagai  kran air yang bocor. Kita kebanjiran informasi yang bahkan sama sekali tidak kita butuhkan. Yang lebih buruk lagi kita sulit mengontrol segala informasi dan sumber yang menyebarkan informasi tersebut. Tidak juga ada lembaga yang mampu mengatur peredaran informasi yang beredar di internet. Siapapun dapat mengakses dan siapapun dapat meng-upload informasi yang ingin ia sampaikan.

Pertanyaan yang muncul siapakah yang paling terancam dengan keberadaan internet? Jawabannya mugkin beragam, tapi kita semua tentu setuju bahwa anak-anak adalah pihak yang paling rentan terhadap konten buruk yang beredar di jaringan internet. Tugas kita sebagai orang dewasa untuk melindungi mereka dari pengaruh buruk tersebut.

Namun ada batas yang sangat jelas antara melindungi dengan menjauhkan mereka dari internet. Bagaimanapun juga kita tidak dapat menjauhkan anak-anak dari internet. Internet adalah alat ajaib yang dapat membantu anak-anak memperlajari dan mengexplorasi ide dan budaya baru.

Berbagai informasi bisa mereka dapatkan disana. Mulai dari matematika, ilmu bumi, geografi , hingga kehidupan dan budaya suku terasing di afrika. Begitu banyak pelajaran yang dapat mereka serap yang masing-masing dapat memperluas cakrawala berpikir si anak

Hal yang perlu kita lakukan sebagai orang tua adalah melindungi mereka. Jangan pernah membiarkan anak-anak masuk kedunia maya tanpa bimbingan dan pengawasan . Orang-orang yang mereka temui di chat room bisa saja melakukan berbagai kejahatan dan mencekoki anak-anak dengan pemikiran yang salah, misalnya ide untuk melukai diri sendiri dan orang lain.

Saat ini terdapat berbagai macam software perlindungan yang memungkinkan para orang tua mengontrol aktivitas anak-anaknya di dunia maya. Software ini pada intinya memampukan orang tua mengontrol aktivitas anak-anak saat surfing di internet. Namun mereka bekerja dengan berbagai cara ada yang hanya memblok kehadiran spam, dan cookies yang tidak diinginkan, tapi ada juga yang sampai memberi informasi siapa saja yang dijumpai anak-anak di internet dan website apa saja yang mereka kunjungi.

Microsoft menyertakan fitur Parental Control guna pembatasan akses internet bagi anak-anak. Fitur ini telah di sertakan sejak windows Vista hingga versi windows saat ini.  Parental Control yang telah terintegrasi dalam windows bekerja dengan bentuk bentuk pembatasan waktu akses bagi anak-anak. Selain membatas waktu parental control juga memberikan pilihan situs apa saja yang dapat diakses anak-anak, serta melaporkan situs apa saja yang telah dikunjungi anak-anak. Jadi lindungi anak anda sekarang juga..!!

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh